Adayang berpendapat jumlah kata yang dihasilkan tidak lebih dari 10.000 kata. Adapula sastrawan yang berpendapat jika cerpen adalah cerita yang ditulis menggunakan 500 hingga 30.000 kata. Supaya tidak bingung, dapat disimpulkan jika cerpen adalah karangan atau cerita fiktif maupun non-fiktif yang disusun menggunakan 500-30.000 kata.
Penerapannyabisa dilihat dari penggunaan kata ganti yang digunakan pengarang dalam cerpen. Secara umum ada 2 macam-macam sudut pandang yakni sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga sebagai berikut. · Sudut pandang orang pertama yaitu cara pengarang menyampaikan cerita sebagai orang pertama. Ciri-cirinya adalah menggunakan
Novel Novel adalah sebuah karya fiksi prosa yang yang tertulis dan naratif . Umumnya sebuah novel bercerita tentang tentang tokoh-tokoh dan kelakuan mereka dalam kehidupan sehari-hari, dengan menitik beratkan pada sisi-sisi yang aneh dari naratif tersebut.
A Kajian Pustaka. 3. Pengertian Cerpen. Menurut Heru Kurniawan dan Sutardi (2012:59): "Cerpen adalah rangkaian peristiwa yang terjalin menjadi satu yang didalamnya terjadi konflik antartokoh atau dalam diri tokoh itu sendiri dalam latar danalur. Peristiwa dalam cerita berwujud hubungan antartokoh, tempat, dan waktu yang membentuk satu
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.
Dalam penulisan, tema cerpen ibaratkan pondasi dari sebuah Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, pengertian tema adalah pokok pikiran atau dasar cerita yang dipercakapan, dipakai sebagai dasar mengarang, menggubah sajak, dan sebagainya.Pengertian tema adalah suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan tentunya memiliki sebuah tema, karena dalam sebuah penulisan dianjurkan harus memikirkan tema apa yang akan tema harus dimiliki dalam penulisan cerpen, puisi, novel, karya tulis, dan berbagai macam tulisan juga hal yang paling utama dilihat oleh para pembaca sebuah temanya menarik, akan memberikan nilai lebih pada tulisan kita ketahui lebih lanjut pengertian tema cerpen hingga cara Juga 7+ Pilihan Tempat Nongkrong di Pekanbaru yang Kekinian!Apa Itu Tema Cerpen?Foto tema cerpen Ilustrasi Membaca Cerpen Orami Photo StockCerita pendek atau cerpen adalah karya fiksi singkat yang isinya biasanya padat dan langsung kepada inti cerita, serta biasanya ditulis dalam bentuk fabel, dongeng, dan perumpamaan adalah contoh tradisi mendongeng lisan yang membantu terbentuknya cerita pendek kebanyakan berfokus pada satu kejadian tertentu atau spesifik dan terdiri dari beberapa pemeran ada panjang maksimum dari cerpen, tetapi rata-rata panjang cerita pendek adalah seribu hingga 10 ribu juga yang menyebutkan cerpen sebagai karya yang memiliki panjang sampai 20 ribu penulis dan kritikus memperdebatkan panjang cerita pendek sepanjang sejarah sastra, sebagian besar setuju dengan minimal dan maksimal fiksi yang lebih pendek dari kata dianggap sebagai fiksi karya yang lebih panjang dari 10 ribu kata biasanya disebut sendiri merupakan salah satu unsur intrinsik dari sebuah cerpen adalah ide, pokok masalah yang mendasari sebuah ada yang secara jelas dikemukakan, ada yang secara samar-samar, dan ada yang secara implisit atau karya sastra seperti cerpen pasti mempunyai sebuah tema ini sendiri dapat diibaratkan merupakan garis besar sebuah terbagi menjadi dua macam, yaituTema mayor Tema yang merupakan pusat pikiran cerita atau karya minor Tema yang dilihat dari sudut pandang lain, misalnya dari kejadiankejadian yang ada dalam mayor dapat terdiri atas beberapa tema minor. Tema dapat pula merupakan amanat atau Juga Ini Dia 9 Manfaat Edamame yang Baik untuk Kesehatan serta Efek SampingnyaMacam-Macam Tema CerpenFoto 1 bacabuku Foto Ilustrasi Membaca Tema Cerpen Orami Photo StockSampai saat ini masih banyak yang keliru antara tema cerpen, judul, dan tema cerpen sendiri adalah pokok pikiran atau dasar cerita inti utama atau pokok dari seluruh tulisan yang hendak disampaikan dan bisa dengan tema, topik adalah pokok dan dasar diskusi, bicara, atau ceramah yang disesuaikan dengan judul, adalah kepala karangan dari cerpen memiliki cakupan yang lebih luas daripada topik, sedangkan judul adalah cakupan yang lebih ini macam-macam tema cerpen1. Tema JasmaniahTema jasmaniah merupakan tema yang berhubungan atau pun terfokus pada permasalahan kondisi fisik tema cerpen ini biasanya menyangkut beberapa hal yang ada di dalam tubuh manusia seperti molekul, jasad, perasaan, tubuh, dan contoh tema yang jasmaniah adalah mengenai perasaan Tema SosialTema sosial adalah tema cerpen yang berkaitan erat dengan berbagai macam hal yang berbau urusan tema cerpen ini, pengarang cerita biasanya menjelaskan berbagai macam hal, yaituBerkaitan dengan urusan kehidupan masyarakatInteraksi manusia dengan lingkungan sekitarnyaPermasalahan sosialBaca Juga Main ke Taman Ismail Marzuki, Wajah Baru dengan Tampilan Modern3. Tema KetuhananTema Ketuhanan adalah tema cerpen yang berkaitan erat dengan kekuasaan Tuhan yang tampak dalam setiap aktivitas tema cerpen ini biasanya dijabarkan oleh pengarang cerita dengan menunjukkan berbagai macam hal-hal magis yang berada di luar akal manusia, sepertiKejadian kiamatKeajaiban penyembuhan penyakitRoh halus4. Tema OrganikTema organik adalah tema cerpen yang mencakup berbagai macam hal yang berhubungan erat dengan moral dasar manusia seperti hubungan antar pria dan wanita, dan Tema EgoikTema egoik adalah tema cerpen yang berkaitan erat dengan sifat ego tema ini, pengarang cerita biasanya menonjolkan tema dengan berbagai macam bentuk cerita seperti keserakahan atau pun ketamakan Juga Arti Nama Nayla Beserta Referensinya yang Cocok untuk Bayi PerempuanCara Menentukan Tema CerpenFoto tema cerpen Menentukan Tema Cerpen Orami Photo StockMenentukan tema cerpen memang terkadang sulit, tergantung dari jenis tema yang berikut 4 cara menentukan tema cerpen1. Membaca secara MenyuluruhLangkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara membaca sebuah cerita pendek menyeluruh atau sampai akhir dan seluruh ini tidak hanya sekali saja ya, tetapi bisa sampai 2-3 kali sesuai dengan tingkat pemahaman harus dibaca secara menyeluruh?Sebab, cerita yang ingin disampaikan penulis bisa terbaca dengan baik apabila sudah tahu konflik, klimaks masalahnya dan juga bagaimana penyelesaian Mencatat Peristiwa yang TerjadiKedua, mencatat peristiwa penting yang muncul dalam setiap harus per paragraf, tetapi akan terlihat setiap bagian-bagian ada hal yang ingin disampaikan dengan jelas dan mencatat bisa dengan mengingatnya di otak atau lebih baiknya mencatat secara jelas dalam catatan kertas Juga 4 Fakta Unik Panjang Usus Manusia, Menakjubkan!3. Menyimpulkan CeritaLangkah selanjutnya adalah menyimpulkan cerita dari peristiswa-peristiwa penting yang telah kalian catat peristiwa penting ini apabila disusun secara singkat akan menjadi alur cerita yang lebih tugas kaliana dalah membuat simpulan cerpen adalah membuat rangkuman cerita dalam beberapa paragraf saja sehingga orang yang membaca bisa tahu apa yang ada dalam cerpen tersebut tanpa harus membacanya sampai inilah yang menjadi bahan untuk langkah terakhir dan menentukan tema dengan benar dan Menentukan Inti CeritaTerakhir adalah menentukan inti sudah membuat rangkuman atau ringkasan cerpen, pasti akan mudah sekali membuat kalimat atau kata singkat dari isi keseluruhan inti dari rangkuman yang telah dibuat ini yang disebut dengan tema Juga Lagu Bungong Jeumpa, Mulai dari Lirik hingga Makna yang Bisa Diajarkan pada Si KecilItu dia Moms seputar tema cerpen, dari pengertian hingga cara menentukannya. Semoga membantu ya!
Pengertian cerpen adalah karangan bebas berupa kisah yang bercerita dengan jumlah kata dan halaman yang relatif lebih singkat serta mengandung plot yang lebih terbatas. Salah satu ciri terkuat dari cerpen adalah ceritanya dapat dibaca hingga selesai dalam sekali duduk satu sesi. Hal itu tentunya berbeda dengan novel yang dapat menghabiskan waktu berhari-hari untuk menyelesaikannya. Cerpen biasanya hanya memberikan kesan tunggal dan memusatkan fokus pada satu tokoh dan situasi saja yang penuh konflik, peristiwa dan pengalaman Nurhayati, 2019, hlm. 116. Cerpen juga dapat disebut sebagai karangan fiktif yang berisikan hanya sebagian kisah kehidupan seorang tokoh slice of life. Namun demikian, cerpen juga bisa saja berisi keseluruhan kisah kehidupan yang diceritakan secara ringkas dan berfokus pada suatu tokoh tertentu saja. Hal tersebut selaras dengan pendapat Semi dalam Nurhayati, 2019, hlm. 116 bahwa cerpen adalah karya sastra yang memuat penceritaan secara memusat kepada suatu peristiwa pokok saja. Perlu dicatat pula bahwa cerpen tidak hanya berbeda dalam jumlah kata atau halaman yang jauh lebih sedikit saja jika dibandingkan dengan novel. Plotnya juga sengaja terbatas agar cerita lebih ringan dalam segi prosi, namun bobot muatannya sendiri tidak terbatas dan dapat sekuat novel. Hubungan Prosa Fiksi dan Pengertian Cerpen Cerpen adalah salah satu varian dari prosa fiksi atau cerita rekaan. Akan lebih mudah untuk memahami apa itu cerpen jika kita mengetahui apa itu prosa dan membandingkannya dengan jenis karya prosa fiksi lainnya. Prosa fiksi sendiri adalah salah satu genre sastra yang berupa karangan bebas yang menceritakan suatu kisah berplot. Menurut Nurgiyantoro 2019, hlm. 2 Fiksi adalah sesuatu yang tidak ada dan tidak terjadi di dunia nyata. Jadi, cerpen juga adalah suatu kisah yang tidak ada dan tidak terjadi di dunia nyata. Prosa fiksi ini dapat berupa novel, novelet, dan cerpen. Novel. Memuat plot atau rangkaian peristiwa yang panjang namun tetap saling berhubungan dan menghasilkan jumlah kata dan halaman yang panjang pula. Novelet. Boleh dibilang adalah novel dengan porsi yang lebih sedikit dan memuat plot yang tidak terlalu panjang namun tidak terlalu pendek pula. Jumlah halamannya tidak setebal novel namun masih lebih banyak dari cerpen pula Cerpen. Merupakan jenis prosa fiksi yang memiliki plot dan jumlah kata yang ringkas, sehingga cerita dapat dibaca habis dalam waktu yang singkat. Selain tiga jenis prosa fiksi di atas, belakangan ini terdapat pula fiksi mini atau biasa disingkat dengan fikmin. Format baru prosa fiksi ini biasanya hanya memuat beberapa kalimat saja. Fikmin muncul selaras dengan perkembangan sosial media yang menjadi media penyebaran utamanya. Biasanya penulis membagikannya melalui postingan atau status sosial media. Penjelasan lengkap mengenai prosa dapat disimak pada artikel berikut ini Prosa – Pengertian, Unsur, Jenis & Penjelasan Lengkap Untuk memperjelas di mana cerpen berada uraian selanjutnya akan membahas ciri-ciri cerpen. Ciri-Ciri Cerpen Sebagai suplemen tambahan untuk pemahaman terhadap pengertian cerpen, ada baiknya kita mempelajari pula ciri-ciri dari cerpen itu sendiri. Menurut Nurhayati 2019, hlm. 117 cerpen memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut. Bentuk tulisannya singkat, padat, lebih pendek daripada novel. Terdiri kurang dari kata. Sumber cerita dari kehidupan sehari-hari, baik pengalaman penulis sendiri maupun orang lain. Tidak melukiskan seluruh kehidupan pelakunya karena mengangkat masalah tunggal atau intisarinya saja. Tokoh yang dilukiskan mengalami konflik sampai penyelesaiannya. Penggunaan kata-kata ringkas ekonomis dan mudah dimengerti atau dikenal oleh masyarakat luas. Dapat meninggalkan kesan mendalam dan mampu menggugah perasaan pembaca. Menceritakan satu peristiwa atau kejadian dari perkembangan dan kegundahan jiwa suatu tokoh. Beralur tunggal dan biasanya lurus. Beralur tunggal hanya memiliki satu alur. Penokohannya cenderung singkat dan tidak terlalu mendalam. Beberapa ciri lainnya dari cerpen adalah sebagai berikut. Memiliki plot atau penglauran yang terbatas. Penokohan cenderung lebih singkat namun tetap padat. Tetap dapat meninggalkan kesan dan amanat yang dalam seperti novel. Hanya mengangkat beberapa peristiwa tertentu yang spesifik. Bersifat fiksi / rekaan namun tetap dapat menjadi cerminan suatu kebenaran. Struktur Cerpen Memahami pengertian cerpen juga berarti harus mengetahui apa saja yang membentuk inti dari cerpen tersebut, yaitu cerita atau kisah. Struktur cerpen adalah berbagai elemen-elemen yang ketika digabungkan dapat membentuk suatu keutuhan cerita atau kisah dalam cerpen. Seperti bagaimana semua bagian dan organ tubuh kita membangun raga yang membuat kita menjadi seorang manusia utuh. Struktur cerpen adalah sebagai berikut. Abstrak, bagian ini biasanya opsional, merupakan gambaran ide dasar dari suatu cerpen Orientasi, merupakan pengenalan tokoh, latar dan suatu peristiwa yang akan terjadi pada kisah yang akan disampaikan pada cerpen Komplikasi, adalah bagian ketika konflik mulai muncul yang biasanya akan melibatkan tokoh protagonis dan antagonis. Klimaks, merupakan puncak dari konflik yang telah terbentuk dari komplikasi. Resolusi, bagian ketika konflik telah terselesaikan atau mereda, biasanya bagian ini adalah bagian penutup dari cerpen. Koda, bagian opsional, merupakan interpretasi, kesimpulan atau pengejawantahan amanat cerpen secara keseluruhan jika memang diperlukan. Penjelasan lebih lengkap mengenai struktur cerpen dapat disimak pada tautan di bawah ini. Struktur Cerpen Pengertian, Bagian, Susunan, Alur & Kualitas Unsur Intrinsik Cerpen Unsur intrinsik adalah berbagai unsur atau elemen yang membentuk suatu cerpen dari dalam cerpen-nya sendiri. Tentunya mengetahui berbagai unsur pembentuk cerpen adalah langkah selanjutnya dari pemahaman pengertian cerpen. Beberapa unsur intrinsik cerpen adalah sebagai berikut. Tokoh dan Penokohan Tokoh adalah pelaku cerita dengan sifat dan perannya sendiri. Tokoh diklasifikasikan menjadi Tokoh Protagonis, atau tokoh utama dalam suatu kisah, Antagonis, tokoh yang memiliki konflik dengan Protagonis, dan Tritagonis, yaitu tokoh penengah antara antagonis dan protagonis. Sementara itu Penokohan berarti bagaimana tokoh tersebut mendapatkan berbagai sifat dan perannya. Misalnya, terdapat tokoh berkembang yang berarti mengalami perubahan watak atau pandlangan dalam cerita. Ada pula tokoh statis, yang tidak mengalami perubahan dalam kisahnya. Alur dan Pengaluran / Plot Alur adalah bagaimana cerita dirangkai, apakah maju yang berarti kisah berawal dari rentang waktu sekarang hingga ke masa depan, atau justru mundur dari masa depan ke masa kini. Alur juga dapat mengandung banyak kilas balik dalam suatu rangkaian alur maju yang membuatnya beralur maju-mundur. Sementara itu, pengaluran/plot atau plot adalah bagaimana struktur cerita cerpen atau rangkaian peristiwa berhubungan satu sama lain, apakah dimulai dari orientasi pengenalan atau langsung menuju konflik. Plot setidaknya akan terdiri dari a. Orientasi atau masa pengenalan dan dimulainya konflik b. komplikasi, di mana konflik mulai berkembang dan menjadi klimaks puncak konflik c. resolusi, adalah penyelesaian konflik secara keseluruhan. Latar Latar merupakan tempat, hubungan waktu, dan lingkungan serta keadaan sosial dan tempat terjadinya berbagai rangkaian peristiwa dan tempat tinggal serta beraktivitas para tokoh yang diceritakan. Gaya Bahasa Bagaimana gaya bahasa yang digunakan dalam cerita pendek, atau cara mengungkapkan cerita untuk mencapai efek estetis dan memiliki kekuatan daya ungkap yang menggugah seperti majas dan pemilihan diksi kata yang indah. Sudut Pandang Sudut pandang adalah bagaimana cara menyampaikan cerita. Misalnya penulis cerpen menggunakan sudut pandang pertama Aku atau sudut pandang orang ketiga Dia, mereka. Tema Adalah pokok gagasan dari keseluruhan cerita atau kisah. Beberapa contoh tema cerpen di antaranya adalah cinta, kekuasaan, peperangan, isu sosial, politik, feminisme, dsb. Amanat Merupakan pesan moral yang dapat ditarik dari cerita yang disampaikan. Amanat dalam cerpen tidak disampaikan secara langsung, namun diperlihatkan melalui berbagai peristiwa dan watak tokoh yang ada, terdapat tokoh yang baik untuk dicontoh dan bagaimana keburukan akan menimpa tokoh yang memiliki sifat yang tidak baik, dsb. Penjelasan yang lebih lengkap dan mendetail mengenai unsur intrinsik cerpen dapat dilihat pada tautan di bawah ini Unsur Intrinsik Cerpen & Pengertian, Aplikasi Fungsi Lengkap Unsur Ekstrinsik Cerpen Sementara unsur ekstrinsik adalah berbagai unsur pembentuk yang membentuk cerpen di luar dari cerpen-nya sendiri, misalnya latar belakang penulis, latar belakang masyarakat yang menyelubungi cerpen, norma di masyarakat, dsb. Berikut adalah penjelasannya Latar belakang penulis. Latar belakang penulis memberikan pengaruh tidak langsung terhadap cerpen. Bagaimana cara penulis memandang hidup, apa ideologinya, kondisi psikologis hingga ke aliran tulisan yang diusungnya. Latar belakang masyarakat. Melalui bahasa yang digunakan dalam cerpen, secara tidak langsung cerpen juga akan mendapatkan berbagai latar belakang masyarakat penuturnya. Misalnya bagaimana waktu shalat dapat menjadi penunjuk waktu juga dalam bahasa Indonesia. “Saya akan berangkat ke rumahmu ba’da ashar” sore. Selain itu, kondisi politik, ekonomi dan keadaan sosial dari suatu negara di mana masyarakat tersebut juga dapat secara tidak langsung berpengaruh pada cerpen. Nilai atau norma di masyarakat. Berbagai nilai yang dijunjung oleh masyarakat di mana penulis hidup dan tinggal juga dapat memberikan ke-khas-an tersendiri pada cerpen yang ditulisnya. Nilai agama apa yang menjadi mayoritas, seperti apa nilai budayanya, apakah moralnya terhitung lurus, Bagaimana etika yang dijunjung, dsb. Berdasarkan uraian dan daftar di atas, maka dapat disimpulkan pula bahwa unsur-unsur ekstrinsik dapat berupa nilai yang terdapat di sekitar di mana cerpen tersebut terbit. Beberapa nilai-nilai tersebut adalah Nilai moral/etik Nilai sosial Nilai budaya Nilai estetika Nilai relijius keagamaan Nilai kemanusiaan Nilai falsafah hidup Nilai ekonomi Nilai pendidikan Nilai sastra Fungsi Cerpen Cerpen adalah salah satu varian dari genre sastra, yaitu prosa. Sehingga secara alami cerpen juga memiliki fungsi yang sama dengan karya sastra, antara lain Fungsi Rekreatif hiburan.Fungsi utama dari cerpen adalah untuk menghibur, namun tidak hanya sekedar menghibur saja, cerpen biasanya tetap mengandung berbagai muatan pembelajaran yang diberikan melalui kisah, tokoh dan peristiwa yang terdapat di dalamnya dan tidak disampaikan secara langsung. Fungsi Didaktif Pendidikan.Pendidikan adalah sifat alamiah dari karya sastra yang dibuat dengan penuh perhatian terhadap struktur dan isinya. Sehingga dapat memberikan amanat, pengetahuan, wawasan atau horison baru yang dapat dihubungkan dengan kehidupan nyata. Fungsi Sosial. Cerpen dapat awareness pembacanya terhadap isu-isu sosial yang tengah terjadi jika ditulis dengan benar. Melalui pencerminan realita, suatu kisah dalam cerpen dapat menggelitik nurani seseorang dalam memandang orang-orang atau komunitas yang ada di sekitarnya. Fungsi yang ditulis pada masanya sering ditunggangi oleh kepentingan dari pihak yang diunggulkan pada masanya. Melalui karya sastra dan cerpen spesifiknya, sejarah dapat diguratkan berupa cerminan realita yang difiktifkan, sehingga suatu cerita dalam cerpen dapat menjadi saksi bisu terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi yang pernah dialami atau diketahui oleh penulisnya. Fungsi Estetis. Keindahan rangkaian kata dan gaya bahasa dalam cerpen dapat memberikan kesejukan batin pada pembacanya. Bahasa puitis dan bermakna dalam selalu disematkan pada cerpen yang ditulis dengan baik. Referensi Nurgiyantoro, Burhan. 2019. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta UGM Press. Nurhayati, Enung. 2019. Cipta Kreatif Karya Sastra. Bandung Yrama Widya. Semi, M. Atar. 1993. Anatomi Sastra. Jakarta Angkasa.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pengarang adalah "Tuhan", cerita adalah ciptaannya, sehingga ia berhak mengatur segala sesuatu dalam cerita, termasuk memilih ikut berperan atau sekadar punya kuasa penuh menyusun cerita. Kendati ia beroleh inspirasi dari cerita yang pernah ia baca, dalam rangkaian cerita yang dikarangnya, seluruhnya menjadi kehendak bebas. Barangkali ada gaya cerita yang menyamai seseorang, tetap saja materi cerita hanya ada di pikiran pengarang. Dalam pikiran itu muncul imajinasi penokohan, konflik dan solusi, pesan moral, dan seterusnya. Cerita fiksi sendiri ada berbagai macam, di antaranya novel, roman, hikayat, dan cerpen. Berhubung saya seorang cerpenis, berikut ulasan posisi pengarang dalam cerpennya. KBBI menjelaskan cerpen sebagai kisahan pendek kurang dari kata yang memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu situasi pada suatu ketika.Ada kesan tunggal yang dominan berarti kurang lebih menggambarkan ada seorang tokoh utama yang diceritakan lebih banyak dibanding tokoh lain. Panjang cerita terbatas. Bagi yang berpengalaman, barangkali sesekali kesulitan untuk memadatkan imajinasi yang luas ke kata-kata yang terbatas. Pada sisi lain, sesekali pula pengarang sendiri ingin masuk dalam cerpennya. Di bagian manakah ia bisa menyelusup? Secara umum...Pada sebagian besar cerpen yang pernah saya baca, jarang sekali nama pengarang muncul dalam cerita. Percayalah! Nama itu hanya muncul di depan atau akhir, sebagai penanda cerpen dikarang oleh pengarang masuk sebagai tokoh utama sekalipun, ia akan menggunakan nama lain atau sekadar kata ganti orang seperti saya, kamu, kalian, atau mereka. 1 2 3 4 Lihat Hobby Selengkapnya
cara pengarang menyampaikan tema cerpen adalah